banner 120x600

Perbankan Sambut Digital Banking Era Industri 5.0

Ilustrasi. Sejumlah perbankan Tanah Air tengah bersiap untuk melakukan transformasi dalam menyambut digital banking era industri 5.0.

sitepontianak.com – Sejumlah perbankan Tanah Air tengah bersiap untuk melakukan transformasi dalam menyambut digital banking era industri 5.0.

Konsep ini diyakini memiliki potensi untuk membawa transformasi lebih lanjut dalam industri perbankan.

Salah satu perbankan yang siap menyambut industri ini adalah Bank DKI selaku Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jakarta yang terus berupaya mendorong terwujudnya visi Jakarta sebagai Kota Global. Untuk itu, Bank DKI juga turut melakukan transformasi digital 5.0 pada berbagai aspek perbankan.

Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi mengatakan sejak tahun 2021 implementasi Program Transformasi 5.0 memiliki pondasi utama perbaikan pada bidang Human Capital, Organisasi dan Budaya, Digital & Operasional.

Hal ini didukung dengan berbagai Program Pemprov yang terdiri dari Lending, Funding, Ecosystem yang kesemuanya dikerangkai dengan perbaikan Governance, Risk & Compliance (GRC) yang diharapkan dapat menjadikan kinerja yang berkelanjutan dengan budaya yang “Walk the Talk”.

“Bank DKI optimis akan terus tumbuh dan berkembang menjadi bank yang berdaya saing di tingkat regional maupun nasional seiring implementasi strategi transformasi secara berkelanjutan,” ujar Arie dikutip dalam keterangannya Senin (29/1/2024).

“Bank DKI akan terus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi, memberikan layanan terbaik, dan menjalin kemitraan yang kokoh dengan semua pemangku kepentingan dalam rangka mendukung visi Jakarta Kota Global,” tambah Arie.

Perwujudan transformasi 5.0 Bank DKI semakin cepat dan akurat karena dipimpin oleh Direktur Keuangan & Strategi Bank DKI, Romy Wijayanto.

Baru-baru ini, Romy meraih penghargaan sebagai Best Performance Chief Financial Officer in Strategy Roadmap Implementation to Reach Sustainable Financial Performance Goals, (Category: Regional Bank), dan merupakan salah satu dari 16 (enam belas) Direktur Keuangan/Chief Financial Officer (CFO) terbaik dari berbagai industri.

Aspek utama yang dinilai meliputi kinerja keuangan perusahaan terkait berdasarkan laporan tahunan 2020- 2022 atau laporan keuangan tahun 2021-2023 yang dipublikasikan perusahaan, diantaranya pertumbuhan aset, pertumbuhan pendapatan, pertumbuhan laba, Return On Equity (ROE), Return on Investment (ROI), Cash Ratio, Current Ratio, Rasio Modal Sendiri Terhadap Aset Total serta kebijakan strategis perusahaan yang mempertimbangkan implementasi model keuangan yang fleksibel, inovasi bisnis berkelanjutan, mitigasi risiko dan stakeholder engagement, dan pemberdayaan sosial masyarakat.

Sumber: Suara.com

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *