sitepontianak.com – Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana membantah kabar yang menyebut dirinya mendapat teguran keras dari pimpinan Komisi VII DPR RI dalam rapat kerja pada Rabu (21/1/2026). Ia menegaskan tidak ada insiden seperti yang diberitakan sejumlah media.
“Tidak benar. Ini yang harus saya luruskan,” kata Widiyanti dalam pernyataan resmi melalui video, Sabtu (24/1/2026).
Widiyanti menjelaskan, kehadirannya dalam rapat tersebut sebagai mitra kerja Komisi VII DPR RI dan ia tidak pernah menolak rapat. Ia bahkan menyatakan kesiapan untuk mengikuti rapat hingga selesai.
“Saya sampaikan kepada pimpinan rapat bahwa saya sudah mengosongkan waktu dan siap rapat sampai malam. Tetapi itu tidak dikutip dalam pemberitaan,” ujarnya.
Menurut Widiyanti, keputusan untuk menunda sebagian pembahasan rapat semata-mata karena padatnya agenda yang harus dibahas dalam waktu terbatas. Pimpinan rapat kemudian memutuskan untuk melanjutkan pembahasan pada pertemuan berikutnya.
“Karena pembahasannya banyak, akhirnya rapat dibagi dua dan akan dilanjutkan minggu depan,” katanya.
Ia juga mengklarifikasi pernyataan pimpinan Komisi VII DPR RI yang menyebut tugas menteri adalah mengikuti rapat. Widiyanti menilai pernyataan tersebut tidak ditujukan secara personal kepadanya, melainkan kepada seluruh peserta rapat.
“Itu pesan untuk semua peserta rapat, bukan hanya kepada saya,” ucapnya.
Widiyanti menegaskan hubungan kerja antara Kementerian Pariwisata dan Komisi VII DPR RI tetap berjalan baik dan profesional sebagai mitra dalam menjalankan fungsi pengawasan dan pembangunan sektor pariwisata.
















