sitepontianak.com, JAKARTA – Menteri Investasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani mengumumkan bahwa realisasi investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) selama Januari–Desember 2024 mencapai Rp90,1 triliun, melebihi target tahun ini sebesar Rp78,1 triliun.
Pernyataan tersebut disampaikan Rosan usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (23/7).
Selain investasi, penyerapan tenaga kerja juga menunjukkan hasil positif. Total 47.747 orang terserap bekerja di KEK sepanjang 2024, melampaui target semula yang ditetapkan sebesar 38.953 orang. Sepanjang tahun ini, tercatat pula 72 pelaku usaha baru masuk dan beroperasi di KEK.
Secara kumulatif, sejak KEK pertama kali diluncurkan pada 2012 hingga 2024, telah terkumpul:
Total investasi: Rp263,4 triliun
Jumlah pelaku usaha: 403 entitas
Total penciptaan lapangan kerja: 160.874 tenaga kerja
Rosan yang juga menjabat sebagai CEO Danantara menegaskan bahwa capaian ini mencerminkan tren positif terhadap daya tarik dan efektivitas KEK sebagai instrumen strategis dalam mendorong pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Ia menutup pernyataannya dengan menyerahkan penjelasan lanjutan kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, yang turut hadir dalam rapat tersebut.














