sitepontianak
  • Home
    • Tentang Kami
    • Kode Etik
    • Kode Prilaku Perusahaan Pers
    • Redaksi
    • Disclamer
    • Official Broadcast, Advertising & News Agency
    • pasang iklan
    • indeks
  • Klik Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edukasi
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Kesehatan
    • Tips
    • Konsultasi
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Lifestyle
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Video
    • Live Streaming
    • SITE PON TV
    • PSO
  • Advertorial
    • Kombis
    • Pariwara
    • Videotronik
  • Lingkungan
  • Kesra
No Result
View All Result
  • Home
    • Tentang Kami
    • Kode Etik
    • Kode Prilaku Perusahaan Pers
    • Redaksi
    • Disclamer
    • Official Broadcast, Advertising & News Agency
    • pasang iklan
    • indeks
  • Klik Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edukasi
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Kesehatan
    • Tips
    • Konsultasi
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Lifestyle
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Video
    • Live Streaming
    • SITE PON TV
    • PSO
  • Advertorial
    • Kombis
    • Pariwara
    • Videotronik
  • Lingkungan
  • Kesra
No Result
View All Result
sitepontianak
No Result
View All Result

Pajak Indonesia Terburuk: Bank Dunia Sebut Negara Kehilangan Hampir Rp1 Kuadriliun

sitepontianak by sitepontianak
27 Maret 2025
in Ekonomi, Internasional, Keuangan, Nasional
0
Pajak Indonesia Terburuk: Bank Dunia Sebut Negara Kehilangan Hampir Rp1 Kuadriliun

Logo Pajak. [Suara.com/Alfian Winanto]

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

sitepontianak.com – Bank Dunia atau World Bank menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan kinerja terburuk dalam hal pemungutan pendapatan pajak secara global. Rasio penerimaan pajak Indonesia dibandingkan dengan produk domestik bruto (PDB) termasuk yang paling rendah.

Dalam laporan berjudul ‘Economic Policy: Estimating Value Added Tax (VAT) and Corporate Income Tax (CIT) Gaps in Indonesia’, Bank Dunia mengungkapkan bahwa rasio pajak terhadap PDB pada 2021 hanya mencapai 9,1%.

“Indonesia masih kalah dalam hal rasio pajak terhadap PDB dibandingkan negara-negara lain di Asia Tenggara. Diperlukan reformasi struktural untuk meningkatkan pendapatan pajak secara besar-besaran,” jelas Bank Dunia dalam laporannya.

Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan negara-negara tetangga seperti Kamboja dengan rasio pajak terhadap PDB sebesar 18,0%, Malaysia 11,9%, Filipina 15,2%, Thailand 15,7%, dan Vietnam 14,7%.

Bank Dunia juga mencatat bahwa dibandingkan sepuluh tahun sebelumnya, rasio pajak Indonesia pada 2021 turun sekitar 2,1 poin persentase. Pandemi Covid-19 disebut memperburuk rasio pajak Indonesia terhadap PDB, dengan penurunan drastis menjadi 8,3% pada 2020.

“Kesenjangan kepatuhan meningkat signifikan pada 2020, kemungkinan besar akibat dampak ekonomi pandemi COVID-19, yang mendorong meningkatnya insentif untuk menghindari atau menunda pembayaran pajak,” jelas Bank Dunia, dalam laporannya yang dikutip pada Kamis (27/3/2025).

World Bank menyusun laporan ini berdasarkan data kajian kesenjangan penerimaan pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak penghasilan (PPh) untuk periode 2016–2021.

Menurut Bank Dunia, salah satu masalah utama yang diidentifikasi adalah kinerja pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak penghasilan badan (PPh Badan) yang belum optimal.

Pada 2021, kontribusi kedua jenis pajak ini hanya mencapai 66% dari total penerimaan pajak atau setara dengan 6% dari PDB. Meskipun lebih produktif dibanding instrumen pajak lainnya, angka ini masih tergolong rendah dibandingkan negara-negara tetangga.

“Hal ini mungkin disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk tingkat kepatuhan yang rendah, tarif pajak efektif yang relatif kecil, dan basis pajak yang terbatas,” papar Bank Dunia.

Selain itu, dalam analisisnya, Bank Dunia mengungkapkan bahwa rasio pajak terhadap PDB Indonesia masih tergolong rendah dibandingkan negara berkembang lainnya. Rendahnya rasio ini menunjukkan bahwa pemerintah belum mampu memaksimalkan potensi penerimaan pajak. Salah satu faktor utamanya adalah tingkat kepatuhan pajak yang rendah di kalangan wajib pajak, terutama dari pelaku usaha besar dan individu berpenghasilan tinggi.

Salah satu kritik utama dalam laporan Bank Dunia adalah kebijakan perpajakan yang masih bias terhadap kelompok tertentu. Beberapa insentif pajak untuk korporasi besar sering kali tidak berkontribusi langsung pada pertumbuhan ekonomi yang merata. Sebaliknya, beban pajak lebih banyak ditanggung oleh masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah, terutama melalui pajak konsumsi seperti PPN.

Bank Dunia juga menyoroti perbedaan perlakuan pajak antar sektor ekonomi. Sektor informal, yang menyerap banyak tenaga kerja, masih belum terjangkau sistem perpajakan dengan baik, sementara sektor formal justru dibebani tarif pajak yang lebih tinggi.

Secara keseluruhan, kondisi ini diperkirakan menyebabkan Indonesia kehilangan potensi penerimaan pajak hingga Rp 944 triliun selama 2016–2021. Kerugian ini mencakup hilangnya pendapatan akibat ketidakpatuhan (compliance gap) dalam PPN dan PPh Badan, serta kebijakan fiskal yang dipilih pemerintah (policy gap).

“Perkiraan kesenjangan PPN dan PPh Badan tersebut, rata-rata, mencapai 6,4% dari PDB atau Rp 944 triliun antara 2016 dan 2021,” lapor Bank Dunia.

Secara rinci, Indonesia diperkirakan kehilangan Rp 387 triliun dan Rp 161 triliun akibat ketidakpatuhan dalam PPN dan PPh Badan. Sementara itu, Rp 138 triliun dan Rp 258 triliun lainnya hilang karena kebijakan perpajakan yang ditetapkan pemerintah.

Informasi lengkap terkait laporan ini bisa klik di sini.

Sumber: Suara.com

Tags: Bank duniapajakWorld Bank
sitepontianak

sitepontianak

Related Posts

Kecelakaan Kerja di PLTU Sukabangun Ketapang, Satu Pekerja Meninggal Dunia
Klik Kalbar

Kecelakaan Kerja di PLTU Sukabangun Ketapang, Satu Pekerja Meninggal Dunia

24 Januari 2026
Akademisi UI Nilai Keikutsertaan Indonesia di Dewan Perdamaian Gaza Berisiko bagi Kepentingan Nasional
Nasional

Akademisi UI Nilai Keikutsertaan Indonesia di Dewan Perdamaian Gaza Berisiko bagi Kepentingan Nasional

24 Januari 2026
Menlu Sugiono: Indonesia Aktif di Board of Peace untuk Dorong Kemerdekaan Palestina
Internasional

Menlu Sugiono: Indonesia Aktif di Board of Peace untuk Dorong Kemerdekaan Palestina

24 Januari 2026
Next Post
Industri Rokok Padat Karya Terancam Aturan Pemerintah, Prabowo Diminta Turun Tangan

Industri Rokok Padat Karya Terancam Aturan Pemerintah, Prabowo Diminta Turun Tangan

Jelang Lebaran, Aliran Modal Asing Masuk Rp 1,93 Triliun

Jelang Lebaran, Aliran Modal Asing Masuk Rp 1,93 Triliun

Puncak Arus Mudik, InJourney Airports Ungkap 741 Ribu Penumpang Padati Bandara

Puncak Arus Mudik, InJourney Airports Ungkap 741 Ribu Penumpang Padati Bandara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow Us

Recommended

Wujudkan Pengembangan Peternakan, Kementan dan Kemenkop UKM Sepakat Kerja Sama

Wujudkan Pengembangan Peternakan, Kementan dan Kemenkop UKM Sepakat Kerja Sama

3 tahun ago
Rawat Kerukunan Dalam Keberagaman Agama di Tengah Deras Informasi

Rawat Kerukunan Dalam Keberagaman Agama di Tengah Deras Informasi

3 tahun ago
Gaduh soal Aturan Barang ke Luar Negeri, Begini Penjelasan Bea Cukai

Gaduh soal Aturan Barang ke Luar Negeri, Begini Penjelasan Bea Cukai

2 tahun ago
Pemkot Pontianak Perkuat Harmonisasi Regulasi Daerah

Pemkot Pontianak Perkuat Harmonisasi Regulasi Daerah

7 bulan ago

Instagram

    Please install/update and activate JNews Instagram plugin.

Topics

# Bupati Kapuas Hulu # Bupati Sis # Edi Rusdi Kamtono # Fransiskus Diaan # Jokowi # Pemkab Kapuas Hulu # Pemkot Pontianak # Wabup Kapuas Hulu # Wahyudi Hidayat # Wako Edi # Wali Kota Pontianak #wali kota pontianak edi rusdi kamtono Ani Sofian Bahasan Bank Indonesia beras BPS bri liga 1 BUMN ekonomi erick thohir Fransisikus Diaan IKN inflasi investasi kemnaker korupsi KPK liga 1 OJK pajak Pemerintah Kota Pontianak pemkab landak Pertamina Pertumbuhan ekonomi PHK Pj. Wali Kota Pontianak Prabowo Prabowo Subianto rupiah saham Sri Mulyani Timnas Indonesia UMKM Wakil Wali Kota Pontianak
No Result
View All Result

Advertisement Space Availble

Trending

Kecelakaan Kerja di PLTU Sukabangun Ketapang, Satu Pekerja Meninggal Dunia
Klik Kalbar

Kecelakaan Kerja di PLTU Sukabangun Ketapang, Satu Pekerja Meninggal Dunia

by sitepontianak
24 Januari 2026
0

sitepontianak.com - Kecelakaan kerja terjadi di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sukabangun, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan...

Akademisi UI Nilai Keikutsertaan Indonesia di Dewan Perdamaian Gaza Berisiko bagi Kepentingan Nasional

Akademisi UI Nilai Keikutsertaan Indonesia di Dewan Perdamaian Gaza Berisiko bagi Kepentingan Nasional

24 Januari 2026
Menlu Sugiono: Indonesia Aktif di Board of Peace untuk Dorong Kemerdekaan Palestina

Menlu Sugiono: Indonesia Aktif di Board of Peace untuk Dorong Kemerdekaan Palestina

24 Januari 2026
Presiden Macron Sambut Prabowo di Istana Élysée dalam Jamuan Makan Malam Pribadi

Presiden Macron Sambut Prabowo di Istana Élysée dalam Jamuan Makan Malam Pribadi

24 Januari 2026
Menpar Widiyanti Bantah Disebut Disemprot Komisi VII DPR saat Rapat Kerja

Menpar Widiyanti Bantah Disebut Disemprot Komisi VII DPR saat Rapat Kerja

24 Januari 2026
sitepontianak

Follow us on social media:

Recent News

  • Kecelakaan Kerja di PLTU Sukabangun Ketapang, Satu Pekerja Meninggal Dunia
  • Akademisi UI Nilai Keikutsertaan Indonesia di Dewan Perdamaian Gaza Berisiko bagi Kepentingan Nasional
  • Menlu Sugiono: Indonesia Aktif di Board of Peace untuk Dorong Kemerdekaan Palestina

Recent News

Kecelakaan Kerja di PLTU Sukabangun Ketapang, Satu Pekerja Meninggal Dunia

Kecelakaan Kerja di PLTU Sukabangun Ketapang, Satu Pekerja Meninggal Dunia

24 Januari 2026
Akademisi UI Nilai Keikutsertaan Indonesia di Dewan Perdamaian Gaza Berisiko bagi Kepentingan Nasional

Akademisi UI Nilai Keikutsertaan Indonesia di Dewan Perdamaian Gaza Berisiko bagi Kepentingan Nasional

24 Januari 2026
  • Indeks
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Amsi

copyright © 2025 banner 120x600

No Result
View All Result
  • Home
    • Tentang Kami
    • Kode Etik
    • Kode Prilaku Perusahaan Pers
    • Redaksi
    • Disclamer
    • Official Broadcast, Advertising & News Agency
    • pasang iklan
    • indeks
  • Klik Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edukasi
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Kesehatan
    • Tips
    • Konsultasi
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Lifestyle
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Video
    • Live Streaming
    • SITE PON TV
    • PSO
  • Advertorial
    • Kombis
    • Pariwara
    • Videotronik
  • Lingkungan
  • Kesra

copyright © 2025 banner 120x600


Fatal error: Uncaught ErrorException: md5_file(/home/u1577383/public_html/sitepontianak.com/wp-content/litespeed/css/999189ca0b1d46b0b8c9f84d3d76be30.css.tmp): Failed to open stream: No such file or directory in /home/u1577383/public_html/sitepontianak.com/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/optimizer.cls.php:148 Stack trace: #0 [internal function]: litespeed_exception_handler() #1 /home/u1577383/public_html/sitepontianak.com/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/optimizer.cls.php(148): md5_file() #2 /home/u1577383/public_html/sitepontianak.com/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/optimize.cls.php(842): LiteSpeed\Optimizer->serve() #3 /home/u1577383/public_html/sitepontianak.com/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/optimize.cls.php(338): LiteSpeed\Optimize->_build_hash_url() #4 /home/u1577383/public_html/sitepontianak.com/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/optimize.cls.php(265): LiteSpeed\Optimize->_optimize() #5 /home/u1577383/public_html/sitepontianak.com/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/optimize.cls.php(226): LiteSpeed\Optimize->_finalize() #6 /home/u1577383/public_html/sitepontianak.com/wp-includes/class-wp-hook.php(341): LiteSpeed\Optimize->finalize() #7 /home/u1577383/public_html/sitepontianak.com/wp-includes/plugin.php(205): WP_Hook->apply_filters() #8 /home/u1577383/public_html/sitepontianak.com/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/core.cls.php(464): apply_filters() #9 [internal function]: LiteSpeed\Core->send_headers_force() #10 /home/u1577383/public_html/sitepontianak.com/wp-includes/functions.php(5481): ob_end_flush() #11 /home/u1577383/public_html/sitepontianak.com/wp-includes/class-wp-hook.php(341): wp_ob_end_flush_all() #12 /home/u1577383/public_html/sitepontianak.com/wp-includes/class-wp-hook.php(365): WP_Hook->apply_filters() #13 /home/u1577383/public_html/sitepontianak.com/wp-includes/plugin.php(522): WP_Hook->do_action() #14 /home/u1577383/public_html/sitepontianak.com/wp-includes/load.php(1308): do_action() #15 [internal function]: shutdown_action_hook() #16 {main} thrown in /home/u1577383/public_html/sitepontianak.com/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/optimizer.cls.php on line 148