banner 120x600 banner 120x600banner 120x600 banner 120x600 banner 120x600 banner 120x600

Rugi Usaha Indofarma Kian Bengkak Hingga Rp603 Miliar, Masih Mau Diselamatkan Kmenterian BUMN?

Indofarma mencatat rugi usaha meningkat menjadi Rp603,46 miliar dari rugi usaha Rp348,75 miliar.

sitepontianak.com – Emiten farmasi BUMN, PT Indofarma Tbk (INAF) meraih penjualan bersih Rp523,59 miliar hingga periode yang berakhir 31 Desember 2023 turun dari penjualan bersih Rp980,37 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Berdasarkan laporan keuangan tanpa audit di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (8/7/2024) tercatat beban pokok penjualan turun menjadi Rp680,98 miliar dari Rp988,89 miliar dan rugi bruto naik menjadi Rp157,38 miliar dari rugi bruto Rp8,52 miliar.

Rugi usaha meningkat menjadi Rp603,46 miliar dari rugi usaha Rp348,75 miliar. Rugi sebelum pajak tercatat Rp669,51 miliar dari rugi sebelum pajak Rp549,33 miliar.

Rugi yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk tercatat Rp720,99 miliar naik dari rugi yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk Rp457,62 miliar. Rugi bersih per saham tercatat Rp232,63 naik dari rugi bersih per saham Rp147,66.

Jumlah liabilitas mencapai Rp1,56 triliun hingga periode 31 Desember 2023 naik dari jumlah liabilitas Rp1,48 triliun hingga periode 31 Desember 2022. Jumlah aset tercatat Rp758,82 miliar hingga periode 31 Desember 2023 turun dari jumlah aset Rp1,48 triliun hingga periode 31 Desember 2022.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berjanji akan menyelamatkan Indofarma dari jurang kebangkrutan, dia mengatakan Indofarma layak untuk dibuat sehat kembali keuangannya.

“Indofarma-nya sendiri harus kita bisa kelola dengan baik, ya kita harus lakukan penyelamatan. Termasuk tentu utang vendor, dan macam-macam yang kita harus selesaikan,” kata Erick.

Menurut Erick, Kementerian BUMN sudah berperan besar dalam penanganan Indofarma. Termasuk soal temuan BPK.

“Justru BUMN yang nemuin. BUMN yang melakukan investasi audit, baru kita laporkan ke BPK, BPK juga periksa lagi, ya baru terjadi,” paparnya.

Sumber: Suara.com

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *