banner 120x600 banner 120x600 banner 120x600 banner 120x600 banner 120x600

Bikin Warga Lokal Resah, WN Rusia Diduga Bikin Usaha Tanpa Izin di Bali

Ilustrasi Turis Rusia di Bali-Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Bali Jamaruli Manihuruk menunjukkan paspor warga negara Rusia Sergei Kosenko di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Badung, Bali, Minggu (24/1/2021). [ANTARA FOTO/Fikri Yusuf]

sitepontianak.com – Bali memang tidak pernah berhenti memberikan kabar terbaru. Namun kali ini kabar yang muncul adalah kabar kurang sedap. Viral New Moscow di Bali yang muncul di peta menghebohkan banyak orang, dan ternyata hal ini juga meresahkan warga setempat.

Keberadaan turis di Bali sendiri memang hal yang sangat biasa. Namun belakangan dikabarkan bahwa beberapa turis mulai menimbulkan keresahan di kalangan warga asli, sebab melakukan aktivitas yang kurang sesuai dengan aturan yang berlaku di Bali dan mulai mengganggu.

New Moscow, Kampung Turis yang Mulai Meresahkan

New Moscow sendiri adalah perkampungan yang membuka berbagai usaha di atas lahan seluas sekitar 9 hektar. Meski tampak wajar, tapi yang memicu kegelisahan adalah bahwa banyak usaha di sana dimiliki oleh turis asing, dan bekerja dengan visa turis.

Warga menjadi semakin tidak nyaman karena usaha yang dibuka oleh turis ini mirip dengan apa yang dilakukan penduduk asli. Orang-orang yang datang dan hidup di sana hanya mau berbelanja dan menggunakan jasa dari sesama rekan negara, bukan dari warga lokal.

Tentu hal ini menjadi sebuah kerugian bagi warga lokal, sebab usaha yang mereka miliki praktis mengalami penurunan pendapatan. Dari perspektif lebih makro, devisa yang diperoleh negara juga jelas akan menurun, dan menghabiskan lapangan kerja bagi penduduk lokal.

Hal ini diduga melanggar hukum karena visa yang mereka gunakan adalah visa wisatawan atau visa turis dan tidak berkaitan dengan bisnis di Bali.

New Moscow sendiri muncul karena orang-orang yang tinggal di kawasan ini rata-rata merupakan orang yang berasal dari Rusia dan Ukraina. Jumlahnya melonjak sejak pecahnya perang antara kedua negara tersebut

Pandangan Berbeda dari Sandiaga Uno

Ketika fenomena ini muncul dan meresahkan warga lokal Bali, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif justru berpandangan sebaliknya. Ia merasa kehadiran New Moscow ini sebagai sebuah peluang.

Mengapa?

Menurut dia, New Moskow menunjukkan bahwa wisatawan yang datang ke Bali merasa nyaman dan gemar beraktivitas serta berinvestasi di pulau dewata.

Sandiaga mengungkapkan bahwa pihaknya akan memastikan semua jenis aktivitas dan investasi serta kegiatan ekonomi di area tersebut tetap memberikan dampak ekonomi yang positif dan menjaga kepentingan nasional.

Namun demikian sepertinya apa yang dirasakan Sandiaga Uno nampaknya tidak dirasakan warga Bali, sebab warga lokal justru merasa resah karena warga asing tersebut.

Sumber: Ssuara.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *