banner 120x600

Menilik Saham dan Perusahaan Milik Hary Tanoe, Dari Media Hingga Batu Bara

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketua Partai Perindo Hary Tanoe menggelar rapat mingguan bersama Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud di Gedung High End, Kebon Sirih, Jakarta, Rabu (29/11/2023). (Dok. Tim Media Ganjar-Mahfud)

sitepontianak.com – Bos MNC Group Hary Tanoesudibyo menjadi buah bibir di jagat maya setelah medianya diprotes Tim Kampanye Nasional (TKN) Ganjar Pranowo – Mahfud MD terkait penayangan debat cawapres akhir pekan ini. Daftar saham/ perusahaan yang dimiliki Hary Tanoe pun diperkirakan bakal bakal ambles akibat isu ini.

Kendati demikian, Hary Tanoe memberikan konfirmasi bahwa medianya tidak terlibat dengan conflict of interest. Dia menegaskan MNC hanya menyiarkan debat, sementara skemanya tetap diatur oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Kasus ini tentu saja tidak mempengaruhi saham perusahaan yang dimiliki Hary Tanoe, Berikut kondisi saham perusahaan yang dimiliki Hary Tanoe.

MNC Group

Sumber kekayaan terbesar Hary Tanoe berasal dari MNC group, perusahaan media miliknya. Di PT MNC Investama Tbk. (BHIT), Hary Tanoe secara pribadi tercatat memiliki 2,59 persen atau 2.166.568.300 lembar saham.

Lalu, melalui HT Investment Development Ltd, Hary Tanoe memiliki 15,85 persen atau 13.238.835.716 lembar saham. Istri dan anaknya turut memiliki saham dengan prosentase yang lebih kecil. Kapitalisasi pasar BHIT mencapai Rp 4,7 Triliun.

PT MNC Investama Tbk. memiliki anak perusahaan, seperti PT Global Mediacom Tbk. (45,75 persen), PT Global Transport Services (99,99 persen), PT MNC Energi (99,99 persen) dan PT MNC Capital Indonesia Tbk (54 persen).

Bos MNC Group Hary Tanoesudibyo menjadi buah bibir di jagat maya setelah medianya diprotes Tim Kampanye Nasional (TKN) Ganjar Pranowo – Mahfud MD terkait penayangan debat cawapres akhir pekan ini. Daftar saham/ perusahaan yang dimiliki Hary Tanoe pun diperkirakan bakal bakal ambles akibat isu ini.

Kendati demikian, Hary Tanoe memberikan konfirmasi bahwa medianya tidak terlibat dengan conflict of interest. Dia menegaskan MNC hanya menyiarkan debat, sementara skemanya tetap diatur oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Kasus ini tentu saja tidak mempengaruhi saham perusahaan yang dimiliki Hary Tanoe, Berikut kondisi saham perusahaan yang dimiliki Hary Tanoe.

MNC Group

Sumber kekayaan terbesar Hary Tanoe berasal dari MNC group, perusahaan media miliknya. Di PT MNC Investama Tbk. (BHIT), Hary Tanoe secara pribadi tercatat memiliki 2,59 persen atau 2.166.568.300 lembar saham.

Lalu, melalui HT Investment Development Ltd, Hary Tanoe memiliki 15,85 persen atau 13.238.835.716 lembar saham. Istri dan anaknya turut memiliki saham dengan prosentase yang lebih kecil. Kapitalisasi pasar BHIT mencapai Rp 4,7 Triliun.

PT MNC Investama Tbk. memiliki anak perusahaan, seperti PT Global Mediacom Tbk. (45,75 persen), PT Global Transport Services (99,99 persen), PT MNC Energi (99,99 persen) dan PT MNC Capital Indonesia Tbk (54 persen).

Sumber: Suara.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *