banner 120x600

Gara-gara Dukung Anis, JK Ngaku Usahanya Diganggu

Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla atau JK saat menghadiri 70 tahun Kalla Group di kawasan Jakarta Pusat, Jumat (28/10) [SuaraSulsel.id/Istimewa]

sitepontianak.com – Wakil Presiden ke-12 Jusuf Kalla (JK) mengklaim mendapat intimidasi dan gangguan terhadap bisnisnya usai mendukung pasangan calon nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) di Pilpres 2024.

JK sapaan akrabnya adalah salah satu keluarga konglomerat Tanah Air, rata-rata operasional perusahaanya ada dikawasan Indonesia Timur.

JK sendiri memiliki berbagai perusahaan di berbagai bidang. Berikut adalah daftar bisnis Jusuf Kalla:

Bidang Transportasi dan Logistik

  1. PT. Bosowa Berlian Motor
  2. PT. Bosowa Transportasi
  3. PT. Kalla Lines
  4. PT. Kalla Logistics
  5. PT. Kalla Cargo
  6. PT. Kalla Kargo

Bidang Otomotif

  1. PT. Bosowa Berlian Motor
  2. PT. Kalla Kars
  3. PT. Kalla Toyota
  4. PT. Kalla Daihatsu
  5. PT. Kalla Isuzu

Bidang Konstruksi

  1. PT. Kalla Inti Karsa
  2. PT. Bosowa Inti Cemerlang
  3. PT. Bosowa Cipta Mandiri
  4. PT. Bosowa Adhi Karya

Bidang Energi

  1. PT. Bosowa Energi
  2. PT. Bosowa Surya Energi
  3. PT. Bosowa Energi Lestari

Bidang Properti

  1. PT. Bosowa Properti
  2. PT. Kalla Inti Properti
  3. PT. Kalla Inti Permata

Bidang Pendidikan

  1. Universitas Bosowa
  2. Universitas Cokroaminoto Palopo
  3. Universitas Mega Buana Makassar

Bidang Lainnya

  1. PT. Bosowa Inti Gas
  2. PT. Bosowa Inti Agri
  3. PT. Bosowa Inti Pangan
  4. PT. Bosowa Inti Wisata

Semua perusahaan tersebut berada di bawah naungan Grup Kalla, sebuah konglomerat bisnis yang didirikan oleh ayah Jusuf Kalla, Hadji Kalla, pada tahun 1939. Grup Kalla memiliki berbagai bisnis di berbagai bidang, termasuk transportasi, otomotif, konstruksi, energi, properti, pendidikan, dan lainnya.

Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara pada tahun 2018, total harta kekayaan yang dimiliki Jusuf Kalla mencapai Rp900,837 miliar. Sebagian besar kekayaan tersebut berasal dari bisnis-bisnis yang didirikan dan dikelola olehnya.

Sumber: Suara.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *