banner 120x600

Indonesia Targetkan sebagai Digital Hub di Asia, Semua Pihak Perlu Berkolaborasi

Ilustrasi digital. [Pete Linforth/Pixabay]

sitepontianak.com – Indonesia memiliki potensi besar menjadi digital hub di Asia jika mampu mengkapitalisasi keunggulan yang dimilikinya di masa depan.

Namun, Ketua Umum Asosiasi penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) Ririek Adriansyah mengingatkan, pemiliki pelanggan yang terbesar tidak selalu menjadi hub dari regional.

Menurutnya, ada hal lain yang diperlukan seperti dukungan infrastruktur yang baik, ease of doing business, serta regulasi yang mendukung pertumbuhan industri yang sehat dan berkelanjutan.

“Diperlukan usaha yang sungguh-sungguh serta dukungan dan kolaborasi dari berbagai pemangku kepentingan khususnya pemerintah,” ujarnya dalam forum diskusi bertema “Strategi Indonesia sebagai Digital Hub Asia” di Jakarta, Rabu (6/12/2023).

Berupa kebijakan atau insentif yang dapat mendorong pertumbuhan industri telekomunikasi, dia menambahkan, serta meningkatkan kemampuan penyelenggara telekomunikasi untuk melakukan investasi infrastruktur digital.

Semua itu guna meningkatkan daya saing digital indonesia terhadap negara lain, baik di Asia maupun tingkat dunia.

Forum diskusi bertema "Strategi Indonesia sebagai Digital Hub Asia" di Jakarta, Rabu (6/12/2023). [ID Telko]
Forum diskusi bertema “Strategi Indonesia sebagai Digital Hub Asia” di Jakarta, Rabu (6/12/2023). [ID Telko]

Diingatkannya, pemerintah juga perlu mengatur penempatan data di Indoensia, tidak hanya untuk penyelenggara sistem elektronik lingkup publik, namun juga penyelenggara sistem elektronik lingkup privat.

Hal ini untuk memastikan pemerintah memiliki kendali terhadap data yang merupakan the new oil, dan sejalan dengan prinsip perlindungan dan pemanfaatan data yang tercantum dalam UU Perlindungan Data Pribadi.

Selain itu, populasi Indonesia sebagai terbanyak keempat di dunia, sebanyak sekitar 280 juta jiwa yang menjadikannya sebagai pasar besar bagi industri digital.

“Belum lagi posisi geografis yang strategis dan infrastruktur digital serta talenta tengah banyak dibangun, yang membuat Indonesia cukup punya modal sebagai digital hub di Asia,” ungkap Founder IndoTelko Forum Doni Ismanto Darwin.

Menurutnya, sudah selayaknya Indonesia lebih serius mengambil posisi sebagai digital hub Asia karena akan memberikan berbagai manfaat bagi negeri ini, antara lain meningkatkan perekonomian, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing di dunia internasional.

Menurutnya, untuk mewujudkan Indonesia sebagai digital hub Asia, diperlukan kerja sama dari berbagai pihak, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat.

Sudah saatnya pemerintah mengalokasikan anggaran yang lebih besar untuk pembangunan infrastruktur digital, melakukan simplifikasi regulasi yang menghambat pembangunan infrastruktur digital, serta mendorong kerja sama antara operator telekomunikasi dan penyedia layanan digital.

“Tak lupa, Masyarakat ditingkatkan literasi dan kompetensinya dalam memanfaatkan dunia digital sehingga Indonesia benar-benar akan semakin siap untuk menjadi digital hub Asia,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Wayan Toni Supriyanto menegaskan, pemerintah berupaya untuk mendorong kekuatan transformasi digital di berbagai sektor dengan pemanfaatan teknologi komunikasi generasi terkini.

Ilustrasi jaringan 4G. (Shutterstock)
Ilustrasi jaringan 4G. (Shutterstock)

“Hal yang perlu ditekankan bahwa Kominfo akan menjadi orkestrator di sektor TIK untuk mendorong upaya-upaya penguatan transfomasi digital dan penguatan ekonomi digital untuk mewujudkan Indonesia sebagai digital hub Asia,” ujar Wayan Toni.

Sumber: Suara.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *