banner 120x600 banner 120x600 banner 120x600 banner 120x600

Bupati Sis Kaji Pembangunan Jalan Desa di Kecamatan Jongkong Lewat TMMD

Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan bersama Forkopimda, dan TNI foto bersama saat mengunjungi Desa Ujung Said dan Desa Penepian Raya Kecamatan Jongkong, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Sabtu (4/11).

sitepontianak.com – Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan bersama Forkopimda dan jajaran mengunjungi Desa Ujung Said dan Desa Penepian Raya Kecamatan Jongkong, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Sabtu (4/11).

Kunjungan kerja tersebut dilakukan dengan berkendara menggunakan motor trail, melewati jalur yang cukup ekstrim dari Sengkalu – Desa Ujung Said sepanjang 14 Kilometer.

Kepada masyarakatnya, Bupati Sis menyatakan, jalur dari Mawan ke Sengkalu merupakan jalan kabupaten. Kemudian, dari Sengkalu ke Ujung Said adalah jalan desa.

Menurutnya, jalan tersebut boleh di tangani Pemerintah Daerah namun tetap harus memperhatikan keuangan daerah.

“Kami akan kaji lagi pembangunan jalan ini lewat program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD),” ujarnya.

Sementara, Dandim 1206/Psb, Letkol Inf Sri Widodo mengaku dirinya sudah tiga kali ke Desa Ujung Said. Kali ini dia mengaku turut diajak Bupati Sis untuk jalan bareng guna meninjau langsung kondisi jalan yang jadi idaman masyarakat Desa Ujung Said dan sekitarnya.

“Kami akan komunikasi untuk TMMD di 2024, kalau tahun depan masuk, masyarakat tolong bantu,” sebutnya.

Kepala Desa Ujung Said Dian mengapresiasi kunjungan kerja Bupati beserta jajaran Forkopimda Kapuas Hulu di desanya. Ia menegaskan, kunker tersebut adalah wujud kepedulian Bupati Sis dan forkopimda beserta jajarannya yang luar biasa.

“Desa Ujung Said dan Penepian Raya adalah desa terujung di Kecamatan Jongkong. Permintaan kami adalah pembangunan jalan. Ini akan memajukan ekonomi dan pendidikan di desa Penepian Raya dan Ujung Said, termasuk desa-desa sekitar jalur tersebut,” ujarnya.

Dian menegaskan, masyarakat desa selama ini jika ingin kemana-mana mengandalkan transportasi sungai. Namun, masyarakat biasayan menghabiskan sekitar 15 hingga 20 liter bahan bakar minya untuk pulang pergi ke kecamatan Jongkong.

“Cukup besar uang yang hari-hari kami habiskan untuk transportasi,” katanya.

Ia menambahkan, selama 15 tahun masyarakat Ujung Said dan Penepian Raya menunggu jalan yang telah dilalui Bupati untuk dibuka. Belum ada yang datang ke desa Ujung Said dan melakukan terobosan seperti yang dilakukan Bupati Sis saat ini.

“Semoga kehadiran Bupati Sis bisa membangun jalan ke desa kami,” katanya memungkas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *