banner 120x600 banner 120x600 banner 120x600 banner 120x600

Gawai Ngiling Bidai, Momen Syukuran dan Pesta Budaya Dayak Kapuas Hulu

Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, hadir dalam perayaan Gawai Ngiling Bidai yang berlangsung di Desa Seriang, Kecamatan Badau, Kapuas Hulu, Kamis (20/7).

sitepontianak.com – Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, hadir dalam perayaan Gawai Ngiling Bidai yang berlangsung di Desa Seriang, Kecamatan Badau, Kapuas Hulu, Kamis (20/7).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kapuas Hulu mengungkapkan apresiasinya terhadap berlangsungnya acara Gawai Ngiling Bidai, yang merupakan bagian dari kekayaan budaya dan adat istiadat masyarakat Dayak di wilayah Kapuas Hulu.

“Berdasarkan data, Kapuas hulu memiliki 22 Sub Suku baik yang kecil maupun yang besar, ini membuktikan bahwa kekayaan adat budaya Dayak itu luar biasa, yang perlu kita lestarikan dan kita kembangkan sesuai dengan kondisi zaman yang ada saat ini,” Ujarnya.

Diaan menyatakan bahwa kekayaan adat dan budaya Dayak harus dijaga dan dilestarikan dengan baik sesuai dengan kondisi zaman yang ada saat ini.

Lebih lanjut, Bupati Diaan menegaskan bahwa Kabupaten Kapuas Hulu tidak hanya dihuni oleh suku Dayak, melainkan juga oleh suku-suku besar lainnya, seperti Melayu, Jawa, Batak, Ambon, dan lain-lain.

Dia mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga dan menjalin komunikasi antar-suku agar kehidupan berbangsa dan bernegara di Kabupaten Kapuas Hulu dapat terjaga dengan baik, menghargai budaya adat masing-masing suku menjadi kunci untuk memajukan daerah ini melalui seni dan budaya.

Karena ini menjadi kunci menjadi modal persatuan kita, bagaimana kita memajukan daerah ini, melalui adat istiadat budaya seni kita.

“Inilah keragaman budaya yang ada di Kapuas hulu, yang perlu kita jaga kita lestarikan kita pertahankan, terutama pada kaum muda kita generasi muda agar tidak meninggalkan budaya leluhur kita,” tambahnya.

Bupati juga menyoroti pentingnya peran orang tua dalam menurunkan ilmu dan nilai-nilai adat budaya kepada generasi muda.

Dia berharap generasi muda dapat meneruskan warisan budaya yang luar biasa ini sehingga kekayaan adat Kapuas Hulu tetap hidup dan berkembang di masa depan.

“Festival ini akan menarik perhatian banyak masyarakat dari luar Kabupaten Kapuas Hulu dan menjadi salah satu destinasi budaya yang menarik,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *